
Head Terminal Viking
Head Terminal Penyalur Petir VIKING adalah kepala penangkal petir aktif berbasis Early Streamer Emission (ESE) yang dikembangkan oleh VIKING Lightning Protection, produsen sistem proteksi petir berteknologi tinggi dengan standar internasional. Produk ini dirancang untuk memberikan perlindungan maksimal terhadap sambaran petir langsung, khususnya pada bangunan dan area dengan risiko petir tinggi seperti di Indonesia.
Penangkal petir VIKING banyak digunakan pada gedung bertingkat, pabrik, gudang, kawasan industri, rumah sakit, hotel, tower, fasilitas energi, dan area terbuka luas.
Fungsi Head Terminal Penyalur Petir VIKING
Sebagai komponen utama sistem proteksi petir aktif, Head Terminal VIKING memiliki fungsi utama:
-
Menangkap sambaran petir secara cepat dan terkontrol
-
Mengarahkan arus petir ke sistem down conductor dan grounding
-
Mencegah kerusakan struktur bangunan dan peralatan listrik
-
Memberikan radius proteksi luas dengan jumlah unit lebih sedikit
-
Meningkatkan keselamatan manusia dan aset bangunan
Dengan teknologi aktif ESE, sistem VIKING bekerja lebih efektif dibanding penangkal petir konvensional (pasif).
Teknologi Early Streamer Emission (ESE) VIKING
Penangkal petir VIKING menggunakan teknologi Early Streamer Emission (ESE) yang memungkinkan head terminal:
-
Mendeteksi peningkatan medan listrik atmosfer saat awan petir mendekat
-
Menghasilkan upward streamer lebih awal dibanding objek lain di sekitarnya
-
Menarik sambaran petir langsung ke titik yang telah dikendalikan
Teknologi ini sangat efektif untuk iklim tropis Indonesia yang memiliki curah hujan tinggi dan frekuensi petir besar sepanjang tahun.
Cara Kerja Head Terminal Penyalur Petir VIKING
Secara teknis, cara kerja penangkal petir VIKING adalah sebagai berikut:
-
Awan bermuatan petir mendekati area bangunan
-
Terjadi peningkatan medan listrik di permukaan tanah
-
Head Terminal VIKING mendeteksi perubahan medan listrik tersebut
-
Sistem ESE memicu pelepasan streamer ke udara lebih cepat
-
Sambaran petir diarahkan ke head terminal VIKING
-
Arus petir dialirkan melalui konduktor tembaga ke sistem grounding
Dengan mekanisme ini, sambaran petir tidak mengenai bangunan secara langsung sehingga risiko kerusakan dapat diminimalkan.
Konstruksi & Material Head Terminal VIKING
Head Terminal Penyalur Petir VIKING dirancang untuk kondisi ekstrem dengan spesifikasi unggulan:
-
Material stainless steel atau alloy berkualitas tinggi
-
Tahan terhadap korosi, panas, hujan, dan kelembapan tinggi
-
Desain kokoh dan aerodinamis
-
Tidak membutuhkan sumber listrik eksternal
-
Umur pakai panjang dan minim perawatan
Konstruksi ini membuat VIKING sangat cocok digunakan di wilayah pesisir, kawasan industri, dan area terbuka di Indonesia.
Tipe Head Terminal Penangkal Petir VIKING
Penangkal petir VIKING tersedia dalam beberapa tipe dan kapasitas proteksi, antara lain:
-
VIKING ESE 30 – untuk rumah tinggal dan gedung kecil
-
VIKING ESE 45 – untuk gedung bertingkat menengah
-
VIKING ESE 60 / ESE 75 – untuk pabrik, gudang, dan area luas
-
VIKING ESE 90 / ESE 120 – untuk kawasan industri dan fasilitas strategis
Radius proteksi ditentukan oleh:
-
Tipe head terminal
-
Tinggi tiang pemasangan
-
Level proteksi petir yang diterapkan
Keunggulan Penangkal Petir VIKING
Mengapa banyak kontraktor dan pemilik bangunan memilih Head Terminal VIKING?
-
Cocok untuk daerah rawan petir di Indonesia
-
Radius perlindungan luas dan stabil
-
Teknologi ESE berstandar internasional
-
Instalasi lebih efisien dan ekonomis
-
Tidak memerlukan daya listrik tambahan
-
Andal untuk bangunan tinggi dan area terbuka
VIKING menjadi pilihan tepat untuk sistem penyalur petir modern dan profesional.
Standar Instalasi Penangkal Petir VIKING
Instalasi Head Terminal Penyalur Petir VIKING harus dirancang sesuai standar:
-
NF C 17-102 (Standar ESE)
-
IEC 62305
-
Disesuaikan dengan SNI Sistem Proteksi Petir Indonesia
Selain head terminal, kualitas grounding penangkal petir menjadi faktor kunci agar sistem bekerja optimal dan aman.
Aplikasi Penangkal Petir VIKING
Head Terminal VIKING banyak diaplikasikan untuk:
-
Gedung perkantoran
-
Pabrik dan kawasan industri
-
Rumah sakit dan hotel
-
Sekolah dan kampus
-
Gudang dan logistik
-
Tower, BTS, dan fasilitas energi
-
Rumah tinggal mewah

